ALKISAH
Pada suatu pagi yang cerah, Kancil berjalan-jalan di hutan. Ia merasa lapar setelah berlari-lari mengejar kupu-kupu.
Tiba-tiba, ia mencium aroma manis yang sangat harum.
“Hmm… ini bau apa, ya? Wanginya bikin perut keroncongan,” gumam Kancil sambil mengikuti aromanya.
Di bawah pohon besar, Kancil menemukan sebuah kue mangga bulat yang cantik, berkilauan seperti emas.
“Wah! Siapa yang meninggalkan kue semewah ini di tengah hutan?” kata Kancil dengan mata berbinar.
Kancil ingin segera memakannya, tapi kue itu tiba-tiba berbicara!
“Halo, Kancil! Aku Kue Mangga Ajaib. Kalau kau memakan aku sendirian, kau akan kenyang, tapi kalau kau berbagi, aku akan bertambah besar.”
Kancil kaget sekaligus bingung. “Masa iya kue bisa bicara?!” Tapi karena ia lapar, Kancil duduk merenung sebentar.
Tak lama kemudian, datanglah Kura-kura.
“Kancil, apa yang kau temukan?” tanya Kura-kura.
Kancil tersenyum, “Aku menemukan kue ajaib. Kalau kita makan bersama, katanya kue ini akan semakin besar. Yuk kita coba!”
Benar saja, begitu mereka berbagi, kue itu tidak habis-habis. Bahkan semakin besar hingga cukup untuk si Burung, Monyet, dan Landak yang ikut bergabung.
Semua hewan pun makan bersama-sama dengan riang.
“Terima kasih, Kancil. Kalau kau serakah, mungkin kue ini habis sendiri. Tapi karena kau berbagi, kita semua kenyang,” kata Kura-kura sambil tersenyum puas.
Kancil pun tertawa, “Hehe, ternyata berbagi itu bikin bahagia. Perut kenyang, hati senang!”
🌟 Pesan moral
Berbagi dengan teman membuat segalanya jadi lebih indah dan menyenangkan